Wanita Tarim

on Rabu, 06 Maret 2013
al-Habib Ahmad bin Hasan al-a'Atthos berkata, "Aku pernah menemukan tulisan tangan dari seorang wanita bangsa  al-Amudi  menulis syarah kitab al-Minhaj karangan Imam Subki yang terdiri dari 6 jilid, yang mana wanita tersebut mengatakan dalam tulisannya 'mohon memberi udzur kepadaku jika ada salah tulis karna aku menulisnya dalam keada'an menyusui'. Sangat di sayangkan sekali di zaman sekarang semangat wanita melemah karna mereka sibuk atas dirinya sendiri."
Wanita Tarim bukan sembarang wanita karena mereka dari kecil terdidik dalam buaian ilmu, akhlaq, rasa malu, serta kehormatan. Setiap kata-kata mereka mengandung mutiara-mutiara ilmu dan dzikir. Bahkan ketika mereka menyusui anak, mereka melantunkan ayat-ayat ilmu. Sehingga sang ibu bukan hanya menyusui air susu akan tetapi juga menyusui sang bayi dengan ilmu..

Ibu adalah Madrasah..
Dari pangkuanyalah penentu masa depan anak akan menjadi ksatria atau pecundang. Tergantung anda wahai Ibu..
Oleh karena itu Nabi Shallallahu 'Alayh Wa 'Alaa Aalih Wa Sallam memberikan kunci ketika ingin menikah adalah wanita-wanita yang punya agama yg mampu mencetak ksatria-ksatria yg tangguh dalam medan agama. Yang mampu mencetak iman yang kokoh laksana gunung yang kekar..
Mulai dari anda Wahai Wanita...
Darimu muncul ksatria...
Pandai-pandailah membuat calon-calon Sang Ksatria..

Di antara ciri-ciri wanita yang mampu mencetak ksatria yang tangguh adalah wanita yg memiliki ciri-ciri,

  • Selalu berdoa 
  • Membawa anak-anak pada orang Shaleh agar memberinya Nazhroh dan doa
  •  Pantang menyerah
  •  Tidak mudah terpengaruh kata-kata orang
  •  Lebih banyak memperhatikan bathin sang anak
  •  Bukan hanya memerintah tapi memberi contoh.

Yallaaah bit taufiq.....  ^-^

0 komentar:

Posting Komentar

Syukrooon, ^,^